KursusHP ServisHP Servis EMMC Ganti EMMC kursus teknisi handphone kursus reparasi handphone kursus servis handphone kursus bongkar pasang handphone kursus ganti LCD handphone kursus ganti baterai handphone kursus ganti kamera handphone kursus ganti flash handphone kursus ganti speaker handphone kursus ganti port charger handphone kursus ganti komponen handphone lainnya kursus teknisi handphone murah kursus teknisi handphone cepat kursus teknisi handphone bergaransi kursus teknisi hanpphone dekat

Kamis, 03 Maret 2011

Waspadai Modus Baru Pembajakan Akun Facebook

Jakarta - Beragam cara dilakukan para penjahat cyber dalam melakukan aksinya, salah satunya dengan memanfaatkan Facebook sebagai sarana mencari uang haram. Seperti modus penipuan berikut ini.

Selebritis adalah salah satu daya tarik bagi netter tak terkecuali di Facebook. Kegemaran Facebooker mencari kabar terbaru dari artis favorit mereka dimanfaatkan cracker untuk menjerat korban.

Berdasarkan informasi yang diterima detikINET dari Vaksincom, Kamis (3/3/2011), modus baru penipuan ini memanfaatkan fitur chatting di Facebook. Modus yang termasuk kategori phising ini memancing pengguna dengan memberikan link ke situs palsu dengan iming-iming informasi artis.

Situs yang beralamatkan di www.news-all-artis-indonesia.tk tersebut sekilas memang memiliki tampilan mirip halaman login di Facebook. Agar tambah penasaran, pengguna pun dipancing dengan munculnya pesan "Login to Video" dan "Login Here to View Video".

Alih-alih sebuah video yang muncul, user yang terlanjur memasukkan username dan password malah dibawa kehalaman situs porno dengan berjuta gambar seronok di dalamnya. Dilihat dari ciri-cirinya, penipuan ini bisa jadi dibuat oleh penjahat cyber lokal.

"Dari domainnya jelas ini phising lokal, dan modusnya pelaku yang sudah
mendapatkan id korban bakal meminta tolong atau sumbangan sejumlah uang kepada temannya," jelas pakar antivirus dari Vaksincom Alvons Tanujaya kepada detikINET.

Meski demikian, belum diketahui jumlah korban akibat penipuan tersebut. Namun dilihat dari banyaknya masyarakat Indonesia yang menggunakan Facebook, bukan tidak mungkin penipuan ini bakal menelan korban.

"Korban finansial dari modus ini sih belum ada, tapi usaha-usaha sudah banyak sekali," tandas Alfons.
( eno / rns )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages