18.09   BagusLabs®™   ,    No comments
Jakarta - Agar menjadi pengawas industri telekomunikasi yang kuat dan independen, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) seharusnya tak lagi di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), namun di bawah instruksi presiden.

Demikian pendapat Direktur Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMI) Kamilov Sagala di Jakarta, Senin (21/3/2011).

"BRTI sebaiknya meniru Komisi Kejaksaan. Dibentuk dan dilantik oleh Presiden, sehingga tidak tergantung kepada kementrian teknis masalah anggaran. Ini akan menciptakan independensi," jelas dia.

Masalah anggaran dinilai sangat penting bagi independensi suatu lembaga pengawas.

"Di Komisi Kejaksaan itu anggaran dari Menkopolhukam, tetapi pertanggungjawaban semua ke Presiden. BRTI jika dibentuk melalui Perpres bisa seperti itu sehingga tidak tergantung lagi ke Kementerian Kominfo," papar mantan anggota BRTI ini.

Pengawas yang independen dan kuat mutlak diperlukan oleh industri telekomunikasi karena sektor ini telah signifikan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi.

"Sekarang eranya ekonomi berbasis broadband. Jika tidak ditata lebih cerdas, Indonesia bisa ketinggalan," pungkasnya.

Saat ini, BRTI tengah mencari tambahan satu anggota baru yang memiliki masa bakti hanya delapan bulan ke depan untuk melengkapi susunan keanggotaan baru menjadi
sembilan orang.

Kementerian Kominfo sendiri telah membentuk Panitia Seleksi. Menurut anggota BRTI, M
Ridwan Effendi, saat ini telah terpilih tiga dari 15 orang yang terseleksi. Rencananya, anggota BRTI yang baru akan diumumkan April 2011 mendatang.



( rou / fyk )

0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

KursusHP.com

Popular Posts