11.53   BagusLabs®™   , , , ,    No comments
Jakarta - Selama dua tahun Telkomsel mengibarkan bendera broadband sebagai pendulang uang. Selama itu pula Telkomsel rajin mengedukasi masyarakat. Sekarang, setelah lewat masa edukasi, saatnya Telkomsel pamer.

"Edukasi sudah lewat. Sekarang saatnya kami show off," ucap Anang Apriyanto, Manager Marketing Area Jabotabek-Jabar saat berbincang dengan detikINET.

Fokus Telkomsel saat ini, sambungnya, adalah unjuk diri. Menunjukkan kepada masyarakat akan kualitas dan pelayanan yang dimiliki oleh anak perusahaan Telkom ini.

Salah satu cara yang akan dilakukan adalah dengan menggelar ataupun mengikuti pameran-pameran. Bukan hanya di pusat atau di Jakarta saja, tapi juga di daerah-daerah.

"Target kita exhibition. Kita akan terus ada dan ini (pameran - red.) adalah salah satu aktivitas yang akan rutin kita buat atau ikuti," tuturnya.

Namun apakah dengan sering melakukan atau ikut pameran akan langsung mendorong peningkatan jumlah pelanggan atau revenue?

Menyikapi hal ini, Anang menjelaskan bahwa kondisi persaingan saat ini yang demikian ketat memaksa operator untuk kreatif dan inovatif. Peningkatan tidak akan berdampak langsung. Namun, saat masyarakat sudah mengetahui produk-produk Telkomsel dan keunggulannya, peningkatan jumlah pelanggan ataupun revenue  akan mengikuti.

Telkomsel sadar betul dengan kebutuhan broadband masyarakat yang semakin besar. Karenanya beberapa kota besar di Indonesia dicanangkan sebagai broadband city oleh Telkomsel.

"Market broadband dan kebutuhan pasar kita sama-sama sadar bahwa 2 tahun terakhir ini semakin besar. Dan tahun ini sebagai tahun mobile. Karenanya semua device yang muncul harus di-support dengan kemampuan jaringan handal. Dan kita sudah punya itu," paparnya.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Irma Hermawaty, Supervisor Sales New Business Telkomsel Branch Bandung. Kepada detikINET, Irma mengungkapkan bahwa dari hasil analisa pihaknya, kebutuhan masyarakat akan broadband semakin meningkat. Ini dilecut oleh semakin beragamnya konten-konten yang ada.

"Antusiasme masyarakat, khususnya yang di Bandung akan produk-produk broadband cukup tinggi saat ini. Facebook, twitter dan konten-konten yang lainnya mendorong peningkatan kebutuhan broadband tersebut," jelasnya.

Saat ini perusahaan telekomunikasi yang sahamnya mayoritas masih dimiliki oleh PT Telkom ini memiliki 95 juta pelanggan. Di tahun broadband ini, Telkomsel telah mengembangkan jaringan mobile broadband di 25 kota broadband di Indonesia.

( afz / wsh )

0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

Support KursusHP

Chat via WhatsApp

KursusHP.com

Popular Posts