20.15   BagusLabs®™   ,    No comments

(Ist)

Jakarta - Banyak orang tidak mengetahui bahwa sebenarnya Microsoft benar-benar serius
bergerak menuju ke arah cloud services. Berdasar penjelasan Tony Seno Hartono, National Technology Officer Microsoft Indonesia, dalam keterangan pada blognya, perusahaannya itu memiliki strategi untuk aplikasi, platform, bisnis infrastruktur untuk semua pelanggan konsumer maupun perusahaan.

Microsoft melakukannya dengan sangat serius, dan menanamkan investasi yang
sangat besar, USD 20 juta. Raksasa software ini melihat peluang bisnis yang sangat besar untuk semua pelaku IT.

Layanan cloud sendiri sebenarnya merupakan bagian kecil dari arsitektur
besar Microsoft yang disebut sebagai S+S (Software plus Services), yang
menggabungkan antara aplikasi client/server yang dimiliki pelanggan sekarang
dengan layanan awan.

Arsitektur ini sebenarnya bukan monopoli Microsoft, karena hampir semua
pelaku IT juga melakukannya, dan menyebutnya dengan berbagai istilah yang
berbeda-beda. Microsoft menyediakan layanan komputasi awan secara komperehensif bagi pelanggan, serta jaringan mereka secara global.

Inovasi Microsoft mendukung efisiensi, menyediakan layanan mulai dari solusi desktop hingga server melalui Cloud dan On Premise (di lokasi). Sifat jangkauan solusi Microsoft ini mencakup: Public Cloud, Private Cloud, dan Hybrid Cloud.

Public Cloud:
Public cloud menggambarkan komputasi awan dalam pengertian umum yang tradisional dimana sumber daya secara dinamis ditetapkan dengan layanan
mandiri melalui internet, via pihak ketiga. Sedikit berhemat, karena
tagihannya cukup berdasarkan penggunaan sesuai kebutuhan.

Private Cloud:
Private Cloud adalah jaringan proprietary atau data center yang memasok layanan ter-host kepada orang-orang dalam jumlah terbatas. Ini merupakan
layanan cloud yang dioperasikan hanya untuk organisasi atau perusahaan
tertentu.

Infrastruktur cloud itu bisa saja dikelola pihak ketiga. Lokasinya pun bisa
on-site atau off-site. Biasanya layanan ini hanya digunakan oleh perusahaan
skala besar.

Hybrid Cloud:
Hybrid Cloud merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur cloud
(Privat, Publik). Walau secara entitas mereka tetap berdiri sendiri-sendiri,
namun tetap dihubungkan oleh suatu teknologi atau mekanisme yang
memungkinkan portabilitas data atau aplikasi antar cloud tersebut.

Setelah memahami ketiga sifat jangkauan cloud di atas, berikut adalah
tiga solusi komputasi awan yang ditawarkan Microsoft:

- Software as a Service (SaaS)
SaaS adalah suatu model penyampaian aplikasi perangkat lunak oleh suatu
vendor yang mengembangkan aplikasi web yang dinaungi dan dioperasikan untuk
digunakan oleh pelanggannya melalui internet. Saas memberikan kemudahan
dalam hal Software secara berlangganan.

Untungnya apa? Pelanggan tak perlu mengeluarkan investasi baik untuk
pengembangan ataupun pembelian lisensi. Melalui sistem berlangganan via-web,
pengguna dapat langsung menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh
penyedia layanan.

- Platform as a Service (Paas)
Paas adalah layanan yang menyediakan modul-modul siap pakai yang dapat
digunakan untuk mengembangkan sebuah aplikasi, yang tentu bisa berjalan di
atas platform tersebut. Layaknya SaaS, PaaS tidak memiliki kendali terhadap
sumber daya komputasi dasar seperti memori, media penyimpanan, tenaga untuk
proses dan lain-lain yang semuanya diatur oleh penyedia layanan ini.

- Infrastructure as a Service (IaaS)
IaaS terkadang disebut sebagai Hardware as a Service (HaaS) yang merupakan
layanan yang 'menyewakan' sumber daya informasi dasar meliputi: media
penyimpanan, tenaga pemroses, memori, sistem operasi, kapasitas jaringan dan
lain-lain, yang dapat digunakan penyewa untuk menjalankan aplikasi miliknya. ( fw / rns )

0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

KursusHP.com

Popular Posts