10.13   BagusLabs®™   ,    No comments


Samarinda - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku tidak memiliki wewenang untuk mendesak seluruh operator selular untuk beroperasi dan mendirikan Base Transceiver Station (BTS), khususnya di wilayah rawan terjadinya bencana gempa. Kendati demikian, ia tetap mengupayakan hal tersebut.

"Kita ini regulator ya. Kita tidak bisa memaksa operator untuk membuka layanan dan mendirikan BTS di lokasi yang kita kehendaki," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring,kepada detikINET ketika berada di Samarinda, Kalimantan Timur.

Pernyataan itu dilontarkan Tifatul saat ditanya detikINET, terkait upaya pemerintah terhadap operator selular untuk membuka layanannya dan tetap memperlancar komunikasi selular baik GSM maupun CDMA, di wilayah rawan gempa.

Menurut Tifatul, sebagai contoh di kepulauan Mentawai, terdapat 2 operator selular yang beroperasi serta di kawasan lereng Merapi, tidak seluruhnya sinyal operator selular berfungsi dengan baik.

Di sekitar lereng Merapi, sambung Tifatul, masih bisa dicover oleh sinyal operator dari kota-kota besar terdekat seperti Yogyakarta, Magelang dan Semarang. Sedangkan di Mentawai, butuh waktu tidak sedikit untuk menjangkaunya terlebih dengan menggunakan kapal penyeberangan Ferry.

"Mereka (operator) kalau dipaksakan akan bilang wilayah tersebut tidak mendatangkan keuntungan dari sisi jasa pelayanan telekomunikasi," ujar Tifatul.

Kendati demikian, Tifatul mengatakan ke depan akan mengkaji upaya pemerintah memberikan semacam pendanaan tersendiri agar wilayah rawan bencana semisal gempa, dapat didirikan BTS. "Kita akan konsultasikan ke Kementerian Keuangan," tutup Tifatul.

( fw / fw )

0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

KursusHP.com

Popular Posts