KursusHP ServisHP Servis EMMC Ganti EMMC kursus teknisi handphone kursus reparasi handphone kursus servis handphone kursus bongkar pasang handphone kursus ganti LCD handphone kursus ganti baterai handphone kursus ganti kamera handphone kursus ganti flash handphone kursus ganti speaker handphone kursus ganti port charger handphone kursus ganti komponen handphone lainnya kursus teknisi handphone murah kursus teknisi handphone cepat kursus teknisi handphone bergaransi kursus teknisi hanpphone dekat

Kamis, 11 November 2010

Biznet Serius Masukan FO ke Rumah-rumah di Bandung



Bandung - Tak main-main menggarap pasar ritel. Biznet fokus menggelar jaringan fiber optik (FO) di kota-kota besar. Di Bandung, Biznet menargetkan seluruh Kota Bandung dapat dilayani.

Saat ini sudah 68 kilometer fiber optik yang digelar oleh Biznet di wilayah Kota Bandung. Rencananya pada tahun depan, Biznet akan menggelar jaringan FO ke seluruh Kota Bandung.

"Sekarang baru 68 kilometer. Tahun depan harapannya se-Bandung bisa hidup," kata Rizki Perdana, Bandung Branch Manager Biznet saat berbincang dengan detikINET disela-sela workshop cloud computing di Hotel Santika, Jalan Sumatra.

Namun apa yang dilakukan Biznet bukan tanpa perhitungan. Dalam menggelar FO pun Biznet melihat permintaan pasar. Tak hanya itu, masalah perizinan pun menjadi salah satu kendala.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang berbeda, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Disinfokom) Kota Bandung, Bulgan Alamin mengharapkan para penyedia jasa akses internet bisa berkoordinasi dengan pihaknya dalam membangun infrastruktur di Kota Bandung. Hal ini dilakukan demi menjaga estetika kota.

"Bukan tidak bisa. Proses perizinan butuh waktu. Kita sesuaikan dengan agenda yang ada di Kota Bandung. Kita ikuti regulasinya. Karena yang namanya internet saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar," katanya.

Ditanya mengenai investasi yang dikucurkan untuk menggelar FO di seluruh Kota Bandung, Rizki mengaku tidak sedikit.

"Ya setiap kelurahan, untuk membangun rumah kabelnya saja bisa hampir Rp 500 juta," katanya enggan merinci.
( afz / eno )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages