20.34   BagusLabs®™   ,    No comments


Jakarta - Mulai 20 Januari 2010 RIM telah melakukan filtering web porno menggunakan DNS Nawala, metode yang digunakan adalah DNS Spoofing, yakni mengalihkan IP dari suatu web ke lokasi lain.

Terlepas dari fungsinya yang bisa digunakan untuk tujuan positif seperti memfilter web porno, terdapat sisi negatif yang patut diwaspadai. Metode ini sebenarnya bisa dikategorikan sebagai metode kejahatan Internet karena banyak digunakan oleh Hacker dengan memanipulasi data suatu website.

Misalnya ada hacker yang berniat mencuri data nasabah BCA di klikbca.com, maka pelaku tidak perlu menghack server BCA, melainkan cukup dengan menyerang Nawala. Seandainya berhasil, langkah selanjutnya adalah mengganti domain klikbca.com yang semula IP-nya 202.6.208.8 menjadi IP lain misalnya ke IP 202.154.176.66.

Jika itu berhasil, bukan tidak mungkin hacker iseng di dunia maya ada yang membuat tiruan klikbca.com dan mengambil data penting para penggunanya.

Hal lain pun bisa terjadi pada situs penting negara sekaliber www.presidenri.go.id. Di sini Hacker tidak perlu bersusah payah menghack DNS server Presiden SBY yang lebih sulit karena dilindungi oleh firewall berlapis, Hacker tersebut cukup menghack DNS Nawala yang tentunya pengamanannya tidak seketat DNS Server Presiden SBY, dan setelah Nawala dihack maka Hacker tersebut bisa mengarahkan web Presiden SBY ke tempat lain dan mengganti tampilan website tersebut.

Kembali ke metode yang digunakan oleh RIM, apakah RIM sudah melakukan analisa efek negatif yang bisa ditimbulkan? Sudahkah RIM melakukan audit terhadap DNS Server Nawala? RIM sudah seharusnya serius menangani masalah ini karena pelanggan RIM tidak hanya rakyat biasa tapi juga Menteri, Pejabat Tinggi Negara dan Presiden.

Penulis juga ingin mempertanyakan metode yang digunakan oleh RIM ini Legal atau Illegal karena bisa memunculkan tuntutan dari pengguna Blackberry terhadap kualitas layanan operator seluler yang menyelenggarakan Blackberry di Indonesia.



Penulis adalah Irvan Nasrun selaku Praktisi TI dan Ketua Bidang Domain APJII. ( eno / eno )

0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

KursusHP.com

Popular Posts