Fotografer Profesional Bongkar Rahasia Kamera Selfie vivo v19


Fotografer Ifan Hartarto

Jakarta - 
Foto selfie, tetap harus memikirkan komposisi biar hasilnya maksimal. Apalagi, kalau smartphonenya didukung dengan teknologi yang mumpuni.

Selfie kok ada fotografernya? Bukankah juru foto selfie ya yang selfie itu sendiri?

Pertanyaan itu muncul ketika vivo merilis smartphone V19 di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Vivo menyebut Ifan Hartanto, fotografer fashion sebagai juru foto untuk deretan artis dan selebgram selfie yang menggunakan V19 seperti Afgan, Nazla Senia dan Aqsa Aswar.

"Tangan artis memegangi tangan saya seperti sedang selfie. Tapi saya yang memegang kamera, saya yang menjepret," kata Ifan ditemui usai peluncuran vivo V19

"Kalau dia (artisnya) yang menjepret, jadinya kan fotografernya bukan saya," imbuh Ifan. Sebagai catatan, hak cipta fotografi memang dimiliki oleh siapa yang memencet shutter atau tombol jepret.

"Saya harus mengarahkan seperti sedang selfie, tapi jangan sampai masuk frame. Agak muter-muter (saat pemotretan). Encok, hahaha," imbuh Ifan sambil mempraktekan tangannya yang harus dekat dengan model tapi juga harus menjaga jarak.

Lalu kenapa harus repot dan tidak membiarkan si artis selfie betulan? Tidak lain untuk memperoleh komposisi fotografi dan standar juru foto profesional. Selain itu, untuk membuktikan kecanggihan kamera depan (kamera selfie) vivo V19.

"Properti, lighting, warna, saya yang bikin. Saya arahkan (subjek) seperti yang ini (menunjuk foto Afgan)," tandasnya.

"Ini tantangan, memotret low light, pakai lampu ruangan, ada lampu led, pakai kamera handphone 32 Megapixel," kata pria asal Semarang ini.

Menurut Ifan, hasil kamera vivo V19 patut diunggulkan. Fitur HDR vivo V19 mempermudah koreksi foto secara maksimal. Selain itu, fitur 'Super Night Selfie' pada kamera depan dapat memotret foto dalam kondisi temaram dengan sempurna. Rahasianya yakni dalam satu jepretan akan memotret 12 frame dengan kadar exposure berbeda secara otomatis. Dari paling gelap sampai paling terang, dari under exposure sampai over exposure.

Lalu, vivo V19 menggabungkan dan meracik 12 frame foto tersebut menjadi satu frame foto yang paling baik, dengan tingkat exposure yang mendekati sempurna. Dalam fotografi, trik ini biasanya dikenal sebagai bracketing. Namun pada fotografi pada umumnya, terbatas pada 3 atau 5 frame saja.

"Ini kamera depan ada HDRnya. Surprise banget. Kalau low light, dibandingkan kamera digital, noisenya bagusan vivo. Noise-nya natural," ucap Ifan.

"Saya kira, (dengan kondisi yang sama) semua bisa selfie seperti ini," pungkas Ifan menunjuk koleksi foto-foto yang dipajang di zona experience vivo V19.


0 komentar:

Posting Komentar

Kursus HP Jogja

PAKET PILIHAN HEMAT BELAJAR SERVIS SESUAI KEBUTUHAN

1. Paket Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.000.000 (belajar sendiri)

2. Paket Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 1.500.000 (belajar sendiri)

3. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 1.500.000 Waktu Pelatihan 6 hari

4. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 2.000.000 Waktu Pelatihan 6 hari

5. Paket Pelatihan Software, mendapatkan tutorial dan file Software 4 Tera Data (belum termasuk HDD) Biaya Rp. 3.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

6. Paket Pelatihan Hardware, mendapatkan SpyBerry Tutorial Hardware dalam bentuk flasdisk 8Gb Biaya Rp. 4.000.000 Waktu Pelatihan 30 hari

INFO : www.KursusHP.com

SpyBerry Tutorial Hardware

Hdd 4 Terabyte Data

Alamat Pelatihan :

BagusLabs Flasher
Jl. Pamungkas km.2
Telp/Wa 0899 506 9969
Yogyakarta

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua

KursusHP.com

Popular Posts