KursusHP ServisHP Servis EMMC Ganti EMMC kursus teknisi handphone kursus reparasi handphone kursus servis handphone kursus bongkar pasang handphone kursus ganti LCD handphone kursus ganti baterai handphone kursus ganti kamera handphone kursus ganti flash handphone kursus ganti speaker handphone kursus ganti port charger handphone kursus ganti komponen handphone lainnya kursus teknisi handphone murah kursus teknisi handphone cepat kursus teknisi handphone bergaransi kursus teknisi hanpphone dekat

Selasa, 14 Desember 2010

Review HTC HD7 (1) Desain Ponsel Windows 'Mini-Cinema'


HTC HD 7 (fw/inet)

Jakarta - Satu lagi ponsel Windows rasa baru yang sempat dijajal detikINET di penghujung tahun ini. Jika HTC 7 Mozart menawarkan kualitas suara, maka ponsel bernama HTC HD7 ini menawarkan hiburan cinema dalam genggaman. Simak bagian pertama review ini.

Pertama kali menggenggam ponsel ini, detikINET langsung teringat pada saudara sepupunya di platform Android yakni HTC Desire HD. Dengan lebar layar 4,3 inch nya saudara kandung HTC 7 Mozart ini terasa mantap saat digenggam, digunakan untuk browsing, atau sekedar membaca file .pdf dengan Adobe Reader.

Masih sama dengan ponsel Windows Phone 7 lain, HTC HD 7 memiliki tiga tombol utama pada display bagian bawah: back, home dan search. Tak perlu ditekan, cukup sentuh saja saat menggunakannya. Tapi awas, jika tak hati-hati tombol sentuh sensitif ini justru merepotkan. Pasalnya dengan belum adanya dukungan multitasking, saat kita membuka suatu aplikasi dan kepencet secara tak sengaja, kita harus mengulangi aplikasi itu lagi (kecuali saat browsing dengan IE).

Mengusung bahan layar yang sama dengan HTC 7 Mozart, ponsel ini memiliki layar yang kokoh dan anti gores. Alhasil pengguna tak perlu lagi menambahkan pelapis untuk melindungi displaynya. untuk mencobanya, detikINET menjajalnya dengan menggores layar HD7 dengan sebuah kunci. Hasilnya tak ada lecet sama sekali.


500-4



Berpindah ke bagian atas, kita bakal menemui posisi tombol power layaknya HTC 7 Mozart. Tombol ini berfungsi membuat ponsel standby dengan hanya menekannya sekali. Tepat di depan tombol power terdapat lampu LED, yang berfunngsi sebagai indikator charge dan power.

500-samsung

Bergeser ke samping, kita bakal menemui tombol volume yang didesain apik dengan warna perak, serta tombol shutter kamera. Nah, dari catatan detikINET, salah satu kelemahan ponsel ini terletak pada tombol shutter kamera yang tidak nyaman saat digunakan.

Saat kita mencoba mengambil gambar dengan satu tangan, hasil bidikan pasti kabur. Ini desebabkan karen tombol shutter berwarna perak mengkilap itu didesain mungil, dan rata dengan body ponsel. Alhasil saat menggunakan kita harus menggunakan dua tangan agar hasilnya maksimal.

Melompat kebagian bawah, HTC HD7 hanya memiliki dua buah port: jack audio 3.5 mm dan port mini USB yang berfungsi untuk menghubungkan ponsel atau melakukan charging.

500-samping

Yang terakhir adalah desain bagian belakang ponsel ini. Satu hal yang cukup bagus saat melihat desain belakang HTC HD7. Berbahan kombinasi antara campuran plastik dan karet serta stainless stell, bagian ponsel ini sedap dipandang. Apalagi di bagian belakang kamera ponsel terdapat dudukan berwarna perak, yang berfungsi saat kita menyaksikan tayangan video di ponsel.




Kesimpulan Desain

DetikINET memberi beberapa catatan pada review bagian pertama ini. Terkait soal desain, HTC HD7 adalah ponsel yang memiliki layar lega saat digunakan browsing, membaca file .pdf, melakukan jejaring sosial, atau menonton film kelas HD. Desain yang diusungnya terasa solid digenggam dan pas di saku, dengan bahan campuran plastik-karet plus stainless stellnya.

Hanya saja, tombol-tombol yang berada di sisi samping ponsel sangat terasa tak nyaman. Pasalnya tombol-tombol itu didesain agak menyatu dengan body ponsel. Tombol shutter kamera yang susah ditekan misalnya. Hal ini membuat pengambilan foto dengan satu tangan tidak maksimal. ( fw / ash )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages